Belly Fat

Perut yang buncit kerap kali menjadi masalah bagi para wanita. Selain membuat kita tidak percaya diri, perut buncit menjadi kendala jika kita ingin memakai baju ketat yang menampilkan bentuk tubuh kita. Sebelum lebih lanjut, yuk kita ketahui apa sebenarnya penyebab perut buncit itu.

1. Lemak

Lemak merupakan faktor yang paling jelas mengapa seseorang memiliki perut buncit. Perut buncit ini sendiri terbagi menjadi dua, yang pertama adalah perut buncit dengan lemak lunak yang berada di bawah kulit dan berada di atas jaringan otot, dan perut buncit dengan lemak keras yang terdiri dari lemak visceral, yaitu lemak yang berada di jaringan otot dan organ. Perut yang keras membuat Anda rentan terhadap penyakit kardiovaskuler dan penyakit dalam. Alasannya, lemak ini berada jauh di dalam sehingga mendorong organ internal sekaligus mengganggu sistem pencernaan dan sirkulasi darah normal. Namun, lemak viceral lebih mudah hilang ketimbang lemak pada perut buncit lunak.

 

2. Otot yang Lemah

Meregangkan otot sebelum olahraga memang penting, tapi jika Anda punya perut bucit maka ini pertanda bahwa perut Anda regang sepanjang waktu. Otot yang meregang ini kemudian kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan posisi perut pada bentuk aslinya. Dan seiring berjalannya waktu, otot tersebut terus meregang sehingga perut makin menonjol ke depan. Otot perut sangat fleksibel. Ia akan kembali ke bentuk semula jika diberi cukup kesempatan. Makan lebih sering dalam porsi kecil tidak hanya mencegah otot perut meregang, tetapi juga membuatnya lebih kuat. Melatih otot perut merupakan hal wajib yang perlu Anda lakukan. Ada berbagai latihan otot perut yang bisa Anda coba seperti crunch, plank, leg raise dan masih banyak lagi. Jenis latihan ini akan membantu Anda mendapatkan otot perut yang kuat sekaligus membakar kalori lebih banyak.

 

3. Hamstring yang Tegang

Ketegangan hamstring biasanya terjadi akibat dua hal, yaitu olahraga dan tidak olahraga. Jika Anda melakukan pekerjaan di tempat duduk, hamstring Anda akan cenderung tegang. Posisi duduk dengan kaki ditekuk akan membuat hamstring selalu berada dalam posisi memendek sehingga membuatnya kaku. Untuk mencegah ketegangan hamstring, luangkan waktu untuk peregangan setiap 20 menit dari posisi duduk Anda. Contohnya: Duduklah di lantai dengan kaki lurus ke depan. Pertahankan punggung tegak dan perlahan condongkan tubuh ke depan sampai kedua tangan menentuh jari kaki. Anda harus merasakan peregangan yang nyaman di bagian belakang paha. Tahan beberapa detik, kembali ke posisi semula dan ulangi 5-8 kali.